Saham Antam Turun 3,7 Persen, Tertekan Pelemahan Harga Emas Dunia

0
Screenshot 2026-03-25 19.38.38

Media Nusantara, Jakarta – Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami tekanan pada awal perdagangan hari ini. Emiten tambang pelat merah tersebut tercatat turun sekitar 3,7 persen seiring melemahnya harga emas global.

Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi, saham ANTM berada di level Rp3.610 per saham atau turun 3,73 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp3.750. Saham ini sempat dibuka di harga Rp3.660 sebelum akhirnya melemah hingga menyentuh level terendah di Rp3.580.

Volume transaksi pada awal sesi perdagangan tercatat mencapai sekitar 175 ribu lot dengan nilai transaksi sekitar Rp64 miliar dan frekuensi lebih dari 4.500 kali.

Penurunan saham Antam ini tidak terlepas dari tekanan pada harga emas dunia. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas spot dilaporkan turun sekitar 0,4 persen menjadi 4.389 dolar AS per ons, sementara kontrak berjangka emas juga melemah tipis.

Analis menilai, pelemahan harga emas global menjadi sentimen negatif utama bagi saham-saham sektor pertambangan emas, termasuk ANTM. Kondisi ini dipicu oleh meningkatnya ekspektasi suku bunga tinggi serta ketegangan geopolitik global.

Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Ahmad Faris Mu’tashim, mengatakan bahwa koreksi harga emas selama periode libur Lebaran turut memberikan tekanan tambahan pada pergerakan saham sektor emas saat pasar kembali dibuka.

Ia menyebutkan, secara jangka pendek saham sektor emas berpotensi mengalami tekanan atau gap down seiring penurunan harga emas dunia yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Meski demikian, secara fundamental, kinerja emiten seperti Antam diperkirakan masih akan ditopang oleh reli harga emas yang terjadi sejak paruh kedua 2025. Dampak negatif dari penurunan harga emas saat ini diprediksi baru akan tercermin pada laporan keuangan kuartal II 2026.

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *