Petani Jombang Viral Pulang dari Kebun Menggunakan Drone Raksasa, Warganet Takjub Sekaligus Soroti Faktor Keselamatan

0
seorang-petani-menuju-kebun-menggunakan-drone-1783330133781_169

JOMBANG – Sebuah video yang memperlihatkan aksi tak biasa seorang petani di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mendadak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman yang telah ditonton jutaan kali, pria tersebut terlihat “terbang” menggunakan drone berukuran besar saat pulang dari kebun pisangnya.

Video yang pertama kali beredar melalui akun media sosial itu kemudian diunggah ulang oleh banyak akun dan menjadi viral. Aksi unik tersebut memancing beragam reaksi publik, mulai dari rasa kagum atas kreativitas pemanfaatan teknologi hingga kekhawatiran mengenai aspek keselamatan penerbangan.

Dalam video berdurasi singkat itu, sang petani tampak bergelantungan di bawah sebuah drone multirotor berukuran besar yang mengangkat tubuhnya melintasi area persawahan. Dengan mengenakan topi dan kacamata hitam, ia terlihat santai selama perjalanan udara menuju arah permukiman.

Berdasarkan informasi yang beredar, lokasi kejadian berada di kawasan Alas Kabuh, Kabupaten Jombang. Sang petani mengaku memanfaatkan drone tersebut untuk menempuh perjalanan sekitar 1,5 kilometer dari kebun pisang menuju rumahnya agar lebih cepat dibandingkan harus melalui jalur darat.

Aksi tersebut sontak menarik perhatian masyarakat karena selama ini drone lebih dikenal sebagai perangkat untuk fotografi udara, pemetaan wilayah, pemantauan lahan pertanian, hingga penyemprotan tanaman. Penggunaan drone sebagai alat transportasi pribadi masih tergolong sangat jarang ditemui, terlebih untuk mengangkut manusia.

Di media sosial, banyak warganet mengapresiasi kreativitas dan keberanian sang petani dalam memanfaatkan teknologi modern. Tidak sedikit yang menyebut aksi tersebut sebagai gambaran inovasi masyarakat pedesaan dalam memanfaatkan perkembangan teknologi.

Namun di sisi lain, sebagian pengguna media sosial mempertanyakan tingkat keamanan perangkat yang digunakan. Mereka menilai penerbangan dengan membawa manusia memiliki risiko tinggi apabila terjadi gangguan pada sistem propulsi, baterai, kendali penerbangan, maupun kondisi cuaca yang berubah secara tiba-tiba.

Pakar penerbangan dan sejumlah pemerhati teknologi mengingatkan bahwa drone yang mengangkut manusia memerlukan standar rekayasa, pengujian, serta sertifikasi keselamatan yang jauh lebih ketat dibanding drone komersial biasa. Selain itu, pengoperasiannya juga harus memperhatikan regulasi penerbangan agar tidak membahayakan pengguna maupun masyarakat di sekitar.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi mengenai spesifikasi teknis drone yang digunakan, apakah merupakan hasil modifikasi atau kendaraan udara eksperimental, serta apakah penerbangannya telah memperoleh izin dari otoritas terkait.

Meski demikian, video tersebut berhasil menjadi salah satu konten viral yang paling banyak diperbincangkan pada awal Juli 2026. Peristiwa ini sekaligus menunjukkan pesatnya perkembangan teknologi drone yang mulai dimanfaatkan di berbagai sektor, termasuk pertanian. Namun demikian, pemanfaatan teknologi canggih tetap harus mengedepankan aspek keamanan, keselamatan, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.

Fenomena viral ini menjadi pengingat bahwa inovasi memang patut diapresiasi, tetapi penerapan teknologi yang melibatkan keselamatan manusia memerlukan pengawasan, standar operasional, dan regulasi yang jelas agar manfaatnya dapat dirasakan tanpa menimbulkan risiko yang lebih besar.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *