Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu Baru, Fokus Jaga APBN dan Stabilitas Ekonomi

0
Screenshot 2026-09-16 11.47.21

JAKARTA, MEDIA NUSANTARA – Pergantian Menteri Keuangan Republik Indonesia kembali menjadi perhatian publik. Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin, 14 September 2026.

Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dan menjadi bagian dari perubahan susunan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Pengangkatan Suahasil ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih.

Pergantian pucuk pimpinan Kementerian Keuangan tersebut langsung menjadi perhatian karena posisi Menteri Keuangan memiliki peran strategis dalam pengelolaan APBN, penerimaan negara, belanja pemerintah, pembiayaan, serta kebijakan fiskal nasional.

Suahasil Tegaskan Fokus pada Kesehatan Keuangan Negara

Setelah dilantik, Suahasil menyampaikan bahwa dirinya menerima mandat untuk menjaga keuangan negara sekaligus memastikan APBN tetap berfungsi sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas.

Menurut Suahasil, APBN tidak hanya berkaitan dengan angka penerimaan dan belanja negara, tetapi juga memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat melalui konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah hingga kegiatan ekspor.

“APBN yang menumbuhkan, APBN yang menstabilkan ekonomi kita, dan bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” demikian pokok pernyataan Suahasil seusai pelantikan sebagaimana diberitakan Kementerian Keuangan.

Suahasil juga mengajak seluruh jajaran Kementerian Keuangan untuk melanjutkan pekerjaan dan menjaga kredibilitas institusi.

Ia menekankan pentingnya membangun Kementerian Keuangan yang kredibel dan dapat dipercaya masyarakat.

Defisit APBN Dijaga di Bawah 3 Persen

Salah satu pernyataan penting yang disampaikan Suahasil setelah dilantik adalah mengenai pengelolaan defisit APBN.

Suahasil memastikan pemerintah akan menjaga defisit APBN tetap berada di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Pernyataan tersebut disampaikan ketika Suahasil ditemui awak media setelah pelantikan di Istana Negara. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kredibilitas pengelolaan keuangan negara.

Komitmen tersebut menjadi salah satu perhatian dalam masa awal kepemimpinannya karena kebijakan fiskal harus mampu membiayai program-program pemerintah sekaligus menjaga pengelolaan anggaran tetap kredibel.

Data APBN Akan Segera Dipaparkan

Tidak hanya berbicara mengenai arah kebijakan fiskal, Suahasil juga menyampaikan rencana untuk segera memaparkan perkembangan APBN.

Ia mengatakan Kementerian Keuangan akan menggelar konferensi pers melalui forum Asset and Liability Committee atau ALCo untuk menyampaikan perkembangan terkait kondisi ekonomi, pelaksanaan APBN, penerimaan, belanja negara, pembiayaan serta kas pemerintah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan informasi mengenai kondisi keuangan negara setelah pergantian Menteri Keuangan.

Bukan Sosok Baru di Kementerian Keuangan

Suahasil Nazara bukan figur baru dalam pemerintahan maupun Kementerian Keuangan.

Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 2019. Setelah itu, ia kembali dipercaya menduduki posisi Wakil Menteri Keuangan pada Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Dengan pengalaman tersebut, Suahasil memiliki rekam pengalaman cukup panjang dalam bidang kebijakan fiskal dan pengelolaan keuangan negara. ANTARA mencatat bahwa Suahasil menjadi Menteri Keuangan ketiga pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, setelah Sri Mulyani Indrawati dan Purbaya Yudhi Sadewa.

Menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menjabat Menteri Keuangan sejak September 2025.

Pergantian tersebut menjadi bagian dari perubahan kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo pada September 2026.

Dalam laporan Reuters, Purbaya menyatakan dirinya kecewa dengan pencopotan tersebut, meski mengaku sebagian telah memperkirakan kemungkinan pergantian. Reuters juga melaporkan adanya perhatian terhadap kondisi fiskal dan kepercayaan investor selama periode sebelumnya.

Sementara itu, pemerintah secara resmi menetapkan Suahasil sebagai Menteri Keuangan baru dan memberikan mandat untuk menjaga keuangan negara serta mendukung agenda perekonomian nasional.

Tantangan Menkeu Baru

Dengan masuknya Suahasil ke posisi Menteri Keuangan, perhatian publik kini tertuju pada bagaimana kebijakan fiskal akan dijalankan.

Sejumlah persoalan menjadi bagian dari ruang kerja Kementerian Keuangan, mulai dari menjaga kesehatan APBN, meningkatkan efektivitas belanja negara, mengelola penerimaan, menjaga pembiayaan, hingga memastikan kebijakan fiskal dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Suahasil sendiri telah menyampaikan bahwa APBN harus mampu menjalankan dua fungsi sekaligus, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas.

Di sisi lain, laporan sejumlah media internasional menunjukkan bahwa perubahan Menteri Keuangan menjadi perhatian pelaku pasar dan investor karena kebijakan fiskal pemerintah berhubungan dengan persepsi terhadap kondisi ekonomi dan keuangan Indonesia.

Publik Menunggu Arah Kebijakan Baru

Pergantian Menteri Keuangan selalu menjadi perhatian karena kementerian tersebut merupakan salah satu institusi utama dalam pengelolaan ekonomi negara.

Kini Suahasil Nazara memasuki fase baru dengan tanggung jawab mengawal keuangan negara hingga berakhirnya masa Kabinet Merah Putih 2024–2029.

Komitmennya untuk menjaga defisit di bawah 3 persen, mempertahankan kredibilitas Kementerian Keuangan, serta menjadikan APBN sebagai instrumen pertumbuhan dan stabilisasi menjadi sejumlah pesan awal yang disampaikan setelah pelantikannya.

Perkembangan selanjutnya akan terlihat melalui kebijakan konkret Kementerian Keuangan, terutama dalam pengelolaan APBN, penerimaan negara, belanja pemerintah dan pembiayaan.

ASBI Media Center akan terus mengikuti perkembangan kebijakan Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan dampaknya terhadap perekonomian serta masyarakat Indonesia.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *