Tragedi Maut di Probolinggo! Kecelakaan Beruntun Libatkan 6 Kendaraan, 4 Orang Sekeluarga Tewas
Media Nusantara, Probolinggo – Kecelakaan maut beruntun terjadi di Jalur Lumajang–Probolinggo, tepatnya di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu malam (18/4/2026). Insiden tragis ini merenggut empat nyawa sekaligus, yang diketahui merupakan satu keluarga.
Peristiwa mengerikan tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB dan langsung mengundang perhatian publik setelah menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah kendaraan di lokasi kejadian.
Truk Diduga Rem Blong, Tabrak Beruntun
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber media nasional, kecelakaan bermula dari sebuah truk trailer yang melaju dari arah Lumajang menuju Probolinggo. Saat melintas di jalur menurun, truk diduga mengalami rem blong hingga tidak terkendali.
Dalam kondisi tersebut, truk menghantam kendaraan yang berada di depannya secara beruntun. Total enam kendaraan terlibat, mulai dari sedan, pikap, hingga kendaraan besar lainnya.
Tabrakan pertama menghantam mobil sedan Toyota Vios yang ditumpangi satu keluarga asal Blitar, sebelum kemudian menghantam kendaraan lain di depannya.
Empat Korban Tewas di Lokasi
Akibat benturan keras, empat orang yang berada di dalam mobil sedan dilaporkan tewas di tempat. Mereka merupakan satu keluarga, terdiri dari pengemudi dan tiga penumpang.
Kondisi korban sangat mengenaskan. Beberapa di antaranya bahkan terjepit bodi kendaraan hingga proses evakuasi berlangsung dramatis.
Informasi lain menyebutkan, salah satu korban adalah balita yang ditemukan dalam kondisi meninggal dalam pelukan ibunya, menambah pilu tragedi tersebut.
Selain korban meninggal, sejumlah korban lain mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sopir truk trailer yang terlibat mengaku telah berusaha mengendalikan kendaraan dengan menurunkan gigi saat melintasi turunan. Namun upaya tersebut gagal karena sistem pengereman tidak berfungsi.
Situasi semakin sulit karena di depan terdapat antrean kendaraan akibat palang perlintasan kereta api yang sedang tertutup, sehingga tabrakan tak dapat dihindari.
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di jalur utama sempat lumpuh total. Proses evakuasi kendaraan dan korban memakan waktu berjam-jam karena banyak kendaraan mengalami kerusakan berat.
Petugas kepolisian bersama tim evakuasi harus bekerja ekstra untuk mengevakuasi korban yang terjepit serta membersihkan lokasi kejadian.
Alarm Keras Keselamatan Transportasi
Kecelakaan ini kembali menjadi peringatan serius terhadap keselamatan kendaraan berat di jalur rawan, khususnya terkait kelayakan sistem pengereman.
Kasus rem blong bukanlah yang pertama terjadi, namun terus berulang dengan korban jiwa yang tidak sedikit. Lemahnya pengawasan dan perawatan kendaraan menjadi sorotan utama.
Tragedi di Probolinggo bukan sekadar kecelakaan lalu lintas biasa—ini adalah peristiwa kemanusiaan yang menyisakan luka mendalam.
Empat nyawa melayang dalam hitungan detik. Kini, publik menunggu langkah tegas dari pihak berwenang agar kejadian serupa tidak kembali terulang di jalanan Indonesia.
